Thursday, November 19, 2015

Sponsored Review : Beauty Barn Aromatherapy

Waktu pertama kali ditawarin buat nge-review produk Beauty Barn, saya langung lonjak-lonjak kegirangan. Selain karena saya memang puas banget sama produk Beauty Barn yang saya pakai *baca disini*, saya memang berniat untuk nyobain produk-produk lain, walaupun dicicil nyobainnya. Pucuk dicinta ulam tiba, malah ditawarin buat ngereview. Alhamdulillah rezeki, walau dalam hati takut ngecewain juga sih. Soalnya saya nggak mau ngereview yang asal gitu, semua produk harus sudah pernah saya / anak saya coba pakai, jadi tahu persis kegunaan dan khasiatnya. Makanya review ini agak lama kesimpen di draft, nunggu semua produk yang dikirim benar-benar saya coba.


Kali ini saya mau review Beauty Barn Aromatherapy, produk dalam kategori ini menurut saya fokus ke healing ya, bukan ke pencegahan atau daily treatment, walau ada juga produk yang bisa digunakan untuk pencegahan seperti Virus Free. Menurut yang saya baca, Aromatherapy merupakan salah satu metode penyembuhan yang tertua dengan menggunakan minyak esensial, baik dengan di oleskan maupun di hirup aromanya. Produk Aromatherapy Beauty Barn ini menggunakan minyak esensial yang alami dari tumbuh-tumbuhan, tanpa pewangi buatan, tanpa campuran minyak yang mengandung mineral ataupun petroleum oil.  Saya dikirimi 4 buah produk, yaitu Fever Down, Breath in Rub, Tummy Fix dan Heal Good

Semua produk Aromatherapy Beauty Barn dikemas dalam botol berwarna gelap, hal ini dilakukan untuk mencegah essential oil rusak dan menguap karena essential oil ini mudah sekali menguap dan rusak jika terpapar panas. Beberapa essential oil yang saya punya juga dikemas dalam botol gelap. Sebagai tambahan informasi, jika khawatir dengan kulit bayi yang masih terlalu sensitif, produk aromatherapy Beauty Barn bisa di-dilute / diencerkan terlebih dahulu dengan vegetable oil yang pure, seperti Virgin Coconut Oil, olive oil ataupun almond oil. Pastikan minyak yang digunakan merupakan minyak dari tumbuhan yang pure tanpa tambahan zat kimia. Jangan pernah mencampur essential oil dengan minyak yang berbasis mineral seperti baby oil ataupun yang berbahan dasar petroleum oil. Karena kandungan kimia dalam minyak-minyak tersebut menimbulkan efek negatif apabila tercampur dengan essential oil. [Dan nggak cuma untuk produk Beauty Barn ya, jika memiliki essential oil dari Brand berbeda, perlakuannya juga sama. No chemical, no mineral / petroleum oil].


Fever Down


Dikemas dalam botol plastik berwarna gelap dengan tutup pump yang saya suka. Tutup model pump ini meminimalisir resiko tumpah ataupun kebanyakan ketika menuang isinya. Apalagi kalau anak demam, biasanya manja luar biasa dan maunya nempel terus, sehingga tangan ibunya yang cuma dua harus harus multi tasking dan sigap. Dengan tutup pump, cukup tekan ke telapak tangan lalu oleskan minyak secukupnya. Tanpa resiko tumpah.

Fever Down ini di klaim bisa digunakan untuk bayi dibawah 12 bulan maupun untuk yang berusia di atas 12 bulan. Digunakan sebagai pertolongan pertama ketika suhu tubuh anak mulai meninggi atau ketika mulai demam. Diklaim bisa membantu menurunkan suhu tubuh anak dengan aroma yang menenangkan. Untuk anak dibawah 12 bulan, gunakan sedikit saja ditelapak kaki kemudian pijat perlahan. Untuk anak di atas 12 bulan, usapkan di belakang leher dan dibelakang telinga. Kalau saya, saya usapkan di sepanjang tulang belakang juga sambil saya pijat-pijat pelan.

Teksturnya cenderung cair dan berwarna bening, mudah sekali meresap. Aromanya segar dengan bau peppermint yang cukup tajam. Setelah di oles dan meresap, aromanya tercium samar-samar dan beneran menenangkan. Bahan-bahannya terdiri dari peppermint, lavender, lemon, cajuput, eucalyptus, sweet almond oil, coconut oil.  

Beberapa waktu lalu ketika Alif demam, langsung saya oleskan Fever Down, di ulang setiap 2 jam. Tapi karena suhu tubuhnya nggak kunjung turun, sedangkan Alif punya riwayat kejang demam, maka Alif tetap saya minumkan paracetamol. Lalu sekitar sebulan lalu Alif agak sumeng karena kelamaan berenang dan mau flu, saya oleskan fever down, nggak cuma di belakang leher dan belakang telinga, tapi juga di sepanjang tulang belakang dan telapak kaki sambil saya pijat pelan. Saya ulang tiap satu-dua jam. Alhamdulillah nggak sampe demam dan harus minum obat, besokannya Alif sudah seger dan ceria lagi. Walau sungguh, perjuangan makein Fever Down ini luar biasa penuh bujuk rayu karena anaknya teriak-teriak nggak suka baunya. Tapi begitu enakan aja langsung loncat-loncat nggak bisa diem lagi. Fyi, Alif usianya 35 bulan sekarang. Kesimpulan saya, walaupun nggak secara langsung menyembuhkan, tetapi fever down membantu menenangkan dan membuat Alif sedikit rileks.

Netto : 60 ml

Breath In Rub

Dikemas dalam bentuk stick seperti lipbalm, kemasannya super handy dan mudah sekali dibawa kemana-mana. Tinggal buka, putar bawahnya dan oleskan, super simple. Teksturnya padat tapi empuk dan langsung melt begitu di oleskan ke kulit dan oily. Jadi cukup oles sedikit, ratakan sambil di pijat dan diusap pelan untuk mengeluarkan aroma dan kehangatannya.

Disegel
Warnanya hijau sedikit keabuan dengan aroma dan tekstur setelah di oles sekilas mirip V*cks Vaporub. Tapi kalau dicermati beda banget aromanya, selain aroma peppermint yang dominan, sekilas tercium samar bau kayu putih dan entah bau apa yang kesannya warm. Setalah saya lihat ingredientsnya, bau warm itu sepertinya muncul dari kayu manis. Selain peppermint, cinnamon dan eucalyptus, Breath in Rub juga mengandung lavender, lemon, tea tree, cajuput, chamomile, beeswax dan rice brand oil.


Breath ini rub ini memang untuk dioles dan di gosokkan ke dada dan punggung ketika anak terserang batuk pilek, untuk melegakan pernafasan dan meredakan batuknya, tapi hanya untuk anak yang berusia di atas 12 bulan. Pas saya batuk pilek kemarin saya juga cobain, aromanya enak banget bikin rileks. Tapi mungkin kulit saya kulit badak jadi nggak berasa anget. Hehehehe... Kalo buat anak-anak mah pasti terasa hangat. Saya pakaikan ke Alif juga ketika Alif akhirnya ketularan emaknya batpil. Saya oleskan di dada dan punggungnya tiap 2-3 jam. Lumayan bikin Alif tidur dengan nyenyak, padahal saya yakin hidungnya mampet dan tenggorokannya gatal. Kali ini Alif anteng pas dipakein, soalnya sambil saya pijit-pijit juga. Berasa anget dan enakan kayaknya, makanya nggak protes.

Netto : 15 gram


Tummy Fix


Dikemas dalam botol kaca gelap, tutupnya bentuk drop dengan tabung kecil dari kaca juga. Nah botolnya selain disegel dengan kuat, dimassukkan juga dalam kotak yang bentuknya lucu berwarna dan bermotif sama. Ingredients terdapat di kotaknya itu. Cara buka botolnya agak tricky, harus ditekan ke bawah sambil di putar. Ini bagus banget, supaya nggak gampang kebuka dan tumpah mengingat beberapa tetes oil saja sudah cukup.


Tummy fix dibuat dari campuran aneka macam minyak esensial yang dikenal sejak jaman dulu dapat digunakan untuk meredakan diare dan muntah. Diketahui juga minyak-minyak tersebut bisa meringankan beberapa masalah pencernaan seperti sakit perut, kolik, kembung, sebah, dan konstipasi. Terdiri dari peppermint, lavender, rosemary, ginger cinnamon, clove, orange, sweet basil, patchouli, chamomile, myrrh, coconut oil. Dengan gabungan berbagai macam minyak ini, saya agak maklum kalau aromanya tercium cukup keras dan "obat" banget. Kata papa saya malah baunya kayak minya angin. Errrrr..... ~~'

Disegel

Warnanya hijau muda agak kekuningan, teksturnya encer dan mudah meresap. Dapat digunakan bahkan untuk bayi yang baru lahir. Untuk bayi dan yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya tummy fix ini di dilute / di encerkan lagi dengan minyak nabati lain. 1-2 tetes tummy fix dicampur dengan 3-5 tetes minyak lain baru di oleskan. Cara pakainya, cukup teteskan 1-2 tetes di pusar, lalu pijat dengan gerakan memutar searah jarum jam mulai dari pusar ke arah luar dengan perlahan. Di perut terasa hangat dan aromanya walaupun beneran kenceng banget, bisa bikin lupa sama sakitnya.


Saya pakein ke perut saya sendiri waktu super sebah dan kembung, terus saya ketiduran. Bangun tidur alhamdulillah perut udah enakan dan langsung *maaf* buang angin terus-terusan. Kangmas juga pernah saya pakein pas lagi diare, alhamdulillah mules-mulesnya agak berkurang. Nah, Alif pernah bangun tidur bikin panik. Nangis-nangis kejer bilang sakit perut. Tumben banget sampe nangis kejer. Minta telpon abahnya, pas nelpon nangis bilang sakit perut. Melukin saya kenceeeng banget. Langsung saya olesin tummy fix dan pijet pelaan banget. 10 menit kemudian Alif buang angin dan pupup. Nampaknya masuk angin karena sedikit cair dan campur angin pas pupup. Sehari saya ulangin 2-3 kali, alhamdulillaah nggak sampe diare dan siangnya Alif udah ceria nggak inget sama sakit perutnya.

Netto : 20 ml

Heal Good

Ini favorite saya kedua setelah soother ointment. Multipurpose banget Heal Good ini. Kemasannya sama seperti Tummmy fix, botol kaca gelap dengan tutup drop dan tabung kecil kaca. Di segel kuat dan dimasukkan dalam kotak lucu juga, sayangnya kotaknya keburu di sobek-sobek Alif jadi nggak sempet saya foto dan nggak sempet nyatet ingredients nya. Hiksss... Nanti kalo saya order lanngsung saya update deh ingredients Heal good. Sementara ini berdarakan hasil googling, Heal good terdiri dari lavender, tea tree, myrrh dan chamomile. Cara buka botolnya juga sama seperti Tmmy fix, tekan ke bawah sambil di putar.


Warnanya kuning muda bening dengan aroma lavender yang sedikit dominan. Baunya segar dan nggak menyengat. Diklaim bisa digunakan sebagai pengganti b*tadine ataau obat merah namun tidak terasa perih, sebagai disenfeksi luka dan mempercepat proses penyembuhan pada kulit. Bisa digunakan untuk luka terbuka, juga untuk digigit serangga dan eczema. Digunakan untuk anak di atas 12 bulan. Untuk penggunaan di wajah harus di dilute terlebih dahulu.



Pertama kali saya cobain Heal good ini ke kangmas pas abis futsal. Namanya laki-laki ya, babak belur abis futsal biasa banget kan. Pas saya tetesin katanya nggak perih tapi rasanya agak panas. Pas saya luka saya coba tetesin, emang agak anget sih, tapi nggak perih kayak pakai betadine gitu. Mungkin karena kangmas lukanya dalem jadi berasa panas. Pas Alif luka, saya coba tetesin. Anaknya ribut sakit sambil mewek. Mungkin terasa panas, tapi bilangnya sakit. Baiklah, next time kalo buat Alif harus di dilute dulu biar nggak terlalu panas. Tapi kalo di pakai teratur, luka jadi lebih cepat menutup dan sembuh. Saya merhatiin luka-lukanya kangmas soalnya, cepet banget keringnya. Terus seminggu kemarin Alif tiba-tiba muncul bentol-bentol merah dan anaknya bilang gatal sambil terus digaruk. Awalnya saya kira alergi. Tapi makanan udah dipantang masih muncul aja. Saya olesin Heal good, alhamdulillah gatal berkurang karena Alif nggak serinng garuk-garuk dan dalam 2-3 hari memudar serta mengering bentolnya. Karen penasaran si bentol masih tumbuh di tempat lain, akhirnya ke dokter kulit juga. Kata dokter digigit binatang sejenis kutu gitu. Lah, dirumah nggak pakai karpet, gorden. Soga juga bukan bulu-bulu, seprei rutin di ganti. Entah binatang mana yang tega gigit Alif, soalnya saya dan abahnya nggak ada yang bentol-bentol. Selain salep dari dokter, masih saya pakein heal good juga biar anaknya nggak garuk-garuk terus. Alhamdulillah udah nggak pernah ribut gatal lagi 2 hari ini.

Netto : 10 ml

After all, saya puas banget saya produk-produknya Beauty Barn. Ada beberapa item yang akan saya purchase karena memang berguna banget dan cocok sama keluarga saya dan beberapa item lain yang masih saya incar. Memang harga sedikit lebih mahal, tapi dibandingkan produk sejenis buatan luar, produk Beauty Barn lebih terjangkau menurut saya. Terima kasih Beauty Barn sudah mengirimkan produk berkualitas untuk keluarga saya.

Oiya sebagai catatan, reaksi setiap anak / orang terhadap essential oil berbeda-beda ya. Ada yang cocok banget, ada yang biasa aja, atau bahkan ada yang nggak cocok. Lalu essesntial oil ini bukan obat, jadi nggak bisa cuma bergantung sama si oil ini. Esssential oil sifatnya hanya membantu penyembuhan dan bukan obat, hasilnya nggak instan. Misal seperti Alif yang punya riwayat kejang demam, nggak bisa cuma pakai fever down dengan harapan demamnya turun. pada kondisi dan situasi tertentu, diperlukan juga obat dokter. Atau pada kondisi gatal-gatal Alif, walaupun sembuh dengan heal good tetap harus dicari penyebabnya. Jadi, sebagai ibu kita harus wise dan bijak dalam menentukan segala sesuaatu. Bagi saya essential oil sifatnya membantu penyembuhan [beberapa oil juga dipercaya bisa digunakan sebagai pencegahan]. Ada kalanya saya biarkan sistem imun yang bekerja, namun ada kalanya juga saya harus berkonsultasi dengan dokter ketika dalam beberapa waktu gejala masih sama atau bahkan memburuk. Kembali ke alam bukan berarti antipati dengan yang lain kan? Selalu bijak dalam menilai dan menentukan sesuatu :)

0 comments:

Post a Comment