Friday, April 06, 2012

Ene' pulang lagi, dalam mimpi saya..

Ya, tadi siang ene' pulang lagi... Pake' baju seragam pengajian warna putih bordir biru, pulang dari pengajian di istana negara. Ene' cuma diam sambil ngetok pintu dengan wajah di ambang jendela, tapi tersenyum, nunggu saya bukain pintu seperti biasa. Bawa besek nasi kayak biasanya, dan tas hitam besar hadiah dari pengajian ibu tati. Setelah saya bukain pintu saya langsung ke kamar mama, tapi barang-barang ene' yang di kamar mama udah nggak ada. Saya bingung. Lalu saya ingat ene' udah nggak ada...
Ene' jarang pulang, jarang datang dalam bunga tidur saya. Pertama kali datang setelah lima hari berpulang, sama seperti tadi, ngetok pintu dengan wajah di ambang jendela, menunggu saya bukain pintu. Ketika itu juga ene' pulang ngaji, tapi hanya mengenakan daster pink yang sehari-hari dipakai dan topi hitam yang juga biasa dipakai. Ene' cuman diam, tapi ekspresinya bertanya-tanya kenapa rumah rame banget dan semua orang berkumpul. Saya, menangis sesenggukan dan berkata bahwa ene' masih ada, buktinya ene' pulang. Tapi kemudian saya bangun. Menangis di pelukan kangmas, teringat ene' nggak akan pulang lagi ke rumah ini.
Saya berharap ene' bisa sering datang dalam tidur saya, namun nyatanya tidak. Baru dua kali ini. Tapi saya merasa kalau ene' akan terus pulang ke rumah ini, menengok saya dan mama. Melihat melati rangkaian saya. Menemani saya menjemur dan melipat pakaian. [mungkin] Tersenyum melihat saya udah agak rajin masak. Hehe...  
Ne'... Dua hari yang lalu mama iyun juga berpulang. Sepertinya karena stroke dan hipertensi. Ene' udah ketemu belum? Kata mama, mama iyun cantik banget, kuning, tersenyum, matanya rapat, pipinya mumbul. Kata mama kayak ene', ene' juga cantik. Ene' yang tercantik, yang paling saya sayang, yang sayang banget sama saya, yang manjain saya lebih dari mama. 
Qq kangen ne'... 

0 comments:

Post a Comment